Postingan

Menampilkan postingan dengan label CATATAN

Di Masa Pandemi, Penipuan Online juga Merebak

Gambar
Sumber gambar: Riaume.com Kebutuhan dan aneka tren di masa normal baru menjadi peluang besar untuk modus-modus penipuan gaya baru. Di tengah pandemi ini, aktivitas masyarakat masih lebih banyak dihabiskan di rumah sambil berinteraksi sosial lewat media online . Perlu disadari bahwa masyarakat yang setiap harinya berkutat dengan gawai dan media sosial telah menjadi sasaran empuk oknum penipuan online . Para penipu tidak hanya melakukan penipuan secara individu dan mengganyang beberapa korban saja, bahkan dengan terorganisir dan secara masif. Mereka memanfaatkan situasi dan kemudahan media online  untuk meraup keuntungan sesaat dengan cara merugikan banyak korban. Di masa pandemi, barang yang marak menjadi alat penipuan adalah produk-produk yang dijual online  di instagram, twitter , dan facebook  seperti daster, piyama, gamis, sepeda, dan alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), masker, sanitiser ,  hingga kebutuhan pokok, seperti sembako. Para ...

Dikuliti Sampai ke Lekuk Pori

Gambar
Secara pribadi saya merasa dikuliti habis oleh surat-surat Emha yang ditulis kepada Dil, meski saya tak punya kuasa atas apa-apa kecuali kulit ari saya sendiri _ yang itu pun masih terinterferensi sabun mandi. Di sana ada semacam euforia nikmatnya jadi ayam kampung yang ditelanjangi untuk merayakan Lebaran. Emha mengajak pikiran berpetualang dalam setiap pojok sistem tata kehidupan manusia. Semua laku terasa miris, mengusik sekaligus menggelitik. Dan menyehatkan. Retorika-retorika tentang ideologi, kekuasaan, perjuangan manusia di tengah modernitas, perjuangan manusia di kolong-kolong kekuasaan membuat dahi sedikit-sedikit mengernyit. Sejurus kemudian balik lagi mengangguk-angguk, “betul..., betul....”. Tiba di lembar berikutnya, sambil tersipu-sipu bak membaca novel romantis pada bab happy ending . Dari Pojok Sejarah adalah renungan perjalanan Emha yang ditulis kepada adiknya, Dil, tentang kegiatannya selama di Eropa, “Negara Landa” dan Jerman. Tulisan berisi paradoks d...

Jangan Takut Berpolitik, Politik itu Asyik

Gambar
Politik tak selamanya jahat, licik, dan kejam. Begitu menurut Andi Fardan Yakub penulis buku “Politik,  Kok , Dibenci” dalam diskusi hangat di kawasan Desa Wisata Pulesari. Bukunya dibedah bersama mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Sabtu pagi, 09 November 2019 kemarin. Mahasiswa pascasarjana yang tergabung dalam FISH (Forum Ilmu Sosial Humaniora) mengadakan makrab dan bedah buku dengan membedah salah satu karya dari anggota FISH sendiri, yaitu Andi. Andi adalah sosok muda yang sangat menginspirasi dengan 15 buku dan prestasi-prestasinya dalam bidang pendidikan, kebudayaan, kemahasiswaan, perempuan, dan anak. Mahasiswa semester satu magister Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat UGM ini menyatakan bahwa politik itu asyik walaupun kebanyakan orang berpikir sebaliknya. Orang berpikir bahwa politik itu jahat dan licik. Sebenarnya pemikiran seperti itu hanya didasari pada pendefinisian yang terlalu sempit. Padahal manusia hidup di dunia ini sudah berpol...

Mau Pintar Bahasa Inggris Kok ke Pare

Gambar
Sudah hampir satu setengah bulan menjalani adaptasi untuk hidup di Kampung Inggris Pare.  Waktu tak terasa terhitung panjang atau pun pendek. Tuntutan materi grammar , menghafal tenses , memahami rumus-rumus, menyusun struktur kalimat dengan benar. Ditambah menghafal berbagai ekspression , mendalami speaking skill  yang cukup menguras waktu dan pikiran. Ruang-ruang dalam kepalaku terus dijejali hal-hal berbau Inggris. Sempat membuatku galau, lapar, haus, krisis imajiner karena dijauhkan dari inspirasi, informasi, buku, diskusi, dan kopi. Ya.. aku ingat harum aroma kopi. Tiba-tiba aku merindukan serbuk hitam yang dulu sering membangkitkan gairahku di malam-malam sisa berbagai kesibukan di kampus. Baru tanggal 30 September kemarin, gelar mahasiswaku dicopot dari kampus. Aku sudah lupa untuk menulis. Bukan lupa, lebih tepatnya adalah menyingkirkan aktivitas menulis demi pintar berbahasa Inggris. Aku sudah merencanakan sejak lama untuk pintar berbahasa Inggris. Pergila...

Menuju “Sigolo Golo”; Lewati Situs Sejarah

Gambar
"Sejuknya Sigolo Golo river" Liburan akhir pekan bagi para pecinta sejarah. Melewati jalur yang searah namun tak mengurangi target rentetan kunjungan tempat-tempat wisata. Apalagi bagi kita yang statusnya masih pelajar ataupun mahasiswa belum berpenghasilan tetap. Ibarat pepatah ”Sambil menyelam minum air” dan yang satu ini tak membuatmu tenggelam karena terlalu banyak minum air. (intermeso).   Hemat namun tetap dapat menjelajah. Begitulah prinsipku dan teman-teman saat jenuh berkutat dengan lembaran kertas namun masih terus berada pada garis pengiritan.    Kota Mojokerto sebagai pusat kerajaan Majapahit meninggalkan kekayaan sejarah berupa situs-situs purbakalanya. Menjadi warga asli Mojokerto tentu memiliki kebanggaan tersendiri. Berbatasan dengan kabupaten Jombang akan dekat pula dengan Sigolo Golo river dan Sigolo Golo cave, di Desa Panglungan, Dusun Sranten, Kecamatan Wonosalam . Selain buah duriannya ternyata masih banyak lagi daya tarik yang dimili...

Penasaran Jatuh Kagum

Gambar
Ditulis tgl 6/28/15             Kenapa ya.., kok nervous ? Sosok ini sejak tadi malam membuatku penasaran. Jam menjalankan detiknya di dalam dada. Thak..Thak..Thak. Begitu aneh bukan yang biasa memompa darah-darahku selama 21 tahun ini. Membangunkan rasa yang lain, tapi bukan seperti rasa yang sedang kurahasiakan. Puisi-puisinya sempat kuburu dan cerpennya yang berjudul Jaring-jaring Merah membawaku mengelana ke suatu perjuangan di Aceh.  Duka yang memesona. penulisnya sempat diancam dibunuh masa itu. Aku jadi semakin penasaran karena kabar bahwa dia akan singgah ke kampusku. Diriku semakin terbawa euforia pada detak-detak yang kutahu ketika mendekat semakin mendetak cepat.             Kau tak perlu cemburu Ra, ini tak seperti yang kau………..             Ran, simaklah baik-baik jika kau mengerti ceritaku. Sebagai pe...